Home Nanggroe Tabrakan di Montasik, Dua Pelajar Tewas

Tabrakan di Montasik, Dua Pelajar Tewas

871
7
SHARE

Atjehcyber.com | Aceh Besar – Kecelakaan yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di ruas Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di Km 14,5, tikungan Aneuk Galong Baro, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, Selasa (5/8) pagi.

Kecelakaan yang menyebabkan hilangnya nyawa dua pelajar asal Montasik itu terjadi saat sepeda motor Yamaha Jupiter BL 5260 LI yang dikendarai Ikhwan Wahyudi (15) dan Ulil Ambia (15), menyerempet minibus Mitsubishi Kuda BL 745 JY, yang kemudian menabrak mobil double cabin Toyota Hilux pelat merah BL 8076 L.

Kecelakaan itu terjadi pukul 07.20 WIB, saat mobil Mitsubishi Kuda yang melaju di depan Toyota Hilux datang dari arah Banda Aceh. Sementara sepeda motor (sepmor) Yamaha Jupiter yang ditumpangi kedua korban datang dari arah berlawanan.

Saksi mata yang menyaksikan kecelakaan maut itu mengatakan, tabrakan itu memunculkan dentuman cukup keras. “Begitu saya paling melihatnya, kedua korban sudah terlentang tak bergerak di tengah dan sisi jalan dalam kondisi mengenaskan,” ujar saksi mata itu kepada Serambi.

Sepmor Yamaha Jupiter yang ditumpangi kedua korban pun terlempar ke seberang jalan, terpisah jauh dari kedua pelajar yang tewas itu. Saksi mata mengatakan, sepmor yang ditumpangi kedua korban menyerempet Mitsubishi Kuda, sebelum mereka menabrak mobil double cabin Toyota Hilux pelat merah yang berada di belakang mobil Mitsibishi Kuda itu. “Kedua korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala,” ungkap saksi mata tersebut.

Informasi yang diterima Serambi, mobil pelat merah double cabin jenis Toyota Hilux BL 8076 L yang dikemudikan oleh Yulizar (53) warga Kayee Adang, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, merupakan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dari Dinas Pertambangan. Baik Toyota Hilux maupun Mitsubishi Kuda, telah diamankan oleh aparat Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Besar.

Catatn Serambi, sejumlah kecelakaan yang di wilayah hukum Polres Aceh Besar selama Operasi Ketupat Rencong yang dimulai 22 Juli 2014 lalu, telah menyebabkan sejumlah korban tewas di jalan raya.

Kecelakaan pertama terjadi Senin (28/7) sekitar pukul 16.00 WIB di jalan Banda Aceh-Meulaboh Km 59,5, Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, antara mobil Ambulans Aceh Jaya BL 437 IO kontra sepmor Honda Kharisma BL 5972LK.

Dalam kecelakaan itu dua orang tewas, yakni Satria (23), penumpang ambulans asal Panga, Aceh Jaya dan pengendara sepmor Kharisma atas nama Junaidi (61) warga Krueng Kale, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.

Kecelakaan kedua terjadi di hari yang sama, Senin (28/7) sekitar pukul 19.30 WIB, di Jalan Banda Aceh-Medan kawasan Simpang Gampong Lam Ilie, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, antara sepmor Honda Beat BL 4875 LAM vs sepmor Mio Soul BL 3809 LAG. Peristiwa itu menyebabkan penumpang sepmor Mio Soul bernama Ani (45) warga Lam Ilie Teungoh, Kecamatan Indrapuri, tewas.

Kemudian Kamis (31/7) sore, pukul 17.50 WIB. Kecelakaan kembali merenggut nyawa pengendara sepmor bernama Samsiran (56) warga Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, yang tewas setelah tersenggol bus Putra Pelangi BL 7511 AA yang dikemudikan Mawardi (45), di Jalan Banda Aceh-Medan Km 41, kawasan Cot Seuretoh, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar.(mir/serambi)