Home Nanggroe Taman Wisata Sabang Fair Rawan Jadi Lokasi Maksiat

Taman Wisata Sabang Fair Rawan Jadi Lokasi Maksiat

545
0
SHARE
Salah satu sudut Taman Wisata Sabang Fair
Salah satu sudut Taman Wisata Sabang Fair
Atjehcyber.comTaman Sabang Fair merupakan salah satu objek wisata yang tidak pernah sepi dari pengunjung. Alamnya yang indah membuat para ingin pengunjung bertahan berlama-lama di lokasi. Baik sore menjelang senja, maupun pada malam hari.
Akan tetapi sangat disayangkan dalam beberapa waktu terakhir ini, kawasan itu bukan hanya sebagai tempat menghilangkan kepenatan setelah kelelahan bekerja. Melainkan kini kawasan itu sering dijadikan sebagai tempat kejatahan.
Hal ini terjadi sehubungan di lokasi taman wisata itu tergolong gelap. Bukan karena minimnya infraktruktur penerangan. Melainkan karena lampu penerangan yang ada di sekitar lokasi tidak berfungsi alias tidak diperbaiki.
Karenanya, kepada instansi terkait  diminta segera memperbaiki lampu-lamupu di sekitar kawasan taman wisata Sabang Fair tersebut. “Lampu-lampu di lokasi taman wisata Sabang Fair itu perku segera diperbaiki. Sebab, jika terus dibiarkan gelap, kemaksiatan akan terus terjadi,” kata warga setempat yang mengaku sering melihat pasangan remaja bukan muhrim duduk berdua-duan hingga larut malam.
Hal ini dibenarkan Kasat Pol PP Kota Sabang, Iskandar SE, yang mengakui lokasi wisata Sabang Fair itu sangat rawan  terjadi kejahatan. Bahkan diakuinya, dalam beberapa waktu terakhir ini, tidak sedikit pasangan muda-mudi yang terjaring dalam patroli yang dilakukannya pada malam hari. “Kawasan taman wisata Sabang Fair itu merupakan lokasi perioritas patroli penegakan syariat Islam,” katanya.
Dikatakan, maraknya maksiat di kawasan Sabang Fair itu akhir-akhir ini disebabkan, karena sebagian kawasan itu tidak diterangi lampu. Lampu-lampu penerangan yang dipasang di sekitar lokasi itu sudah banyak tidak berfungsi. “Kita berharap instansi terkait untuk segera memperbaiki lampu penerangan di sekitar lokasi. Ini perlu untuk meminimalisir kejahatan,” katanya.
Sementara Kadis Kebersihan, Zulkifli A Gani SH, mengakui, bahwa lampu-lampu di sekitar lokasi taman wisata Sabang Fair sudah banyak yang tidak berfungsi, sehingga mengakibatkan sebagian lokasi itu menjadi gelap malam hari.

Meskipun sudah banyak yang tidak berfungsi, namun pihaknya tidak bisa melakukan perbaikan, karena infrastruktur penerangan itu dibangun oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). “Lampu yang dipasang Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota hanya lampu di sekitar gedung Pentas Sabang Fair. Lampu tersebut sudah lama kita perbaiki,” katanya.(Serambi News)