Home Nasional Anggap KPK Arogan dengan Tetapkan Calon Kapolri Tersangka

Anggap KPK Arogan dengan Tetapkan Calon Kapolri Tersangka

362
0
SHARE

005327_588895_Neta_S_Pane_besar

AtjehCyber.com – Jakarta – Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S. Pane, menegaskan penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka menunjukkan Komisi Pemberantasan Korupsi bermain politik praktis dalam melakukan pemberantasan korupsi atau penegakan hukum.

Dia menilai KPK lebih mengedepankan kesewenang-wenangan dan arogan serta tidak taat proses hukum.

“Belum ada proses dan pemeriksaan saksi-saksi, KPK dengan arogan menetapkan BG sebagai tersangka,” kata Neta, Selasa (13/1) malam.

Neta lantas membandingkan saat KPK menangani kasus Djoko Susilo, sejumlah saksi diperiksa. Bahkan, Djoko terlebih dahulu dijadikan saksi baru kemudian tersangka.

Sebaliknya, BG langsung dijadikan tersangka menjelang pelantikannya sebagai Kapolri.

“Dalam hal ini KPK sudah melakukan kriminalisasi, rekayasa kasus dan pembunuhan karakter,” tegas Neta.

Menurutnya, jika hal ini dibiarkan, komisioner KPK akan semakin sewenang-wenang dan arogan serta menganggap dirinya sebagai dewa.

“Apa yang dilakukan KPK ini harus dilawan. Mosi tak percaya harus dilakukan untuk membubarkan komisioner KPK yang sekarang,” tegas Neta.

IPW berharap Presiden konsisten tetap melantik BG sebagai Kapolri dan melakukan praperadilan terhadap KPK.

Polri diharapkan solid dalam melakukan perlawanan terhadap kriminalisasi KPK ini. Polri perlu menyelidiki adanya dugaan rekayasa kasus dan kriminalisasi di balik penetapan BG sebagai tersangka.

“Dengan cara menjadikan 60 penyidik Polri di KPK sebagai sumber informasi,” katanya.

Lebih lanjut, IPW memprediksi ke depan akan terjadi konflik besar antara KPK dan Polri.

“Lebih besar dari konflik cicak buaya,” tuntas Neta.(boy/jpnn)

jpnn_logo1