Home Nasional Anggota DPRD Kupang ke Kantor Naik Angkot

Anggota DPRD Kupang ke Kantor Naik Angkot

305
13
SHARE

20140909_074857_anggota-dprd-provinsi-ntt-dolvianus-kolo-menumpang-angkot (1)

Atjehcyber.com – Sosok anggota DPRD Kupang periode 2014-2019 Dolvianus Kolo (36) bisa jadi berbeda dengan politisi umumnya. Jika politisi umumnya bergaya hidup mewah, hal ini tidak terjadi pada diri Dolvi, demikian ia biasa disapa.

Ketika melakukan rutinitasnya ke kantor, Dolvi, anggota Fraksi PDI Perjuangan, menggunakan jasa angkutan kota (angkot). Anggota dewan kelahiran Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT ini mengaku tidak pernah merasa minder.

“Saya memang tidak ada mobil maupun motor. Sebelum terpilih, saya juga tidak ada mobil sehingga kalau ke kantor, saya naik angkot atau ojek, dan bahkan jalan kaki. Apalagi, jarak dari rumah ke kantor hanya dua kilometer saja,” kata Dolvi ketika ditemui Kompas.com di ruang kerjanya, Senin (8/9/2014) siang.

Dolvi mengaku memperoleh keuntungan ketika menggunakan angkutan umum, seperti bisa mendengar pembicaraan para penumpang. Dolvi menegaskan, apa yang dilakukannya itu bukan bagian dari pencitraan.

“Kalau pencitraan itu, orangnya punya mobil, tapi pura-pura naik angkot. Tapi saya memang benar-benar tidak ada motor, apalagi mobil,” ungkapnya santai.

Bahkan kata Dolvi, rumah yang kini ditempatinya bersama istri dan empat orang anak di Gua Lourdes, adalah milik mertuanya.

Kesederhanaan Dolvi memang sudah terbawa sejak ia masih menjabat sebagai ketua Ikatan Mahasiswa TTU (IMATTU) periode 2001-2002 dan Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia cabang Kupang, periode 2005-2007, serta anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten TTU, periode 2009-2014.

Kendati demikian, Dolvi mengaku berencana untuk membeli mobil. Hanya saja, rencana itu tidak akan direalisasikan dalam waktu dekat.

“Yang pasti kita tabung dulu dalam dua atau tiga tahun. Baru bisa beli mobil. Tetapi bagi saya lebih baik uang itu disimpan untuk biaya sekolah anak nanti, daripada harus beli mobil,” kata Dolvi./Kompas.com