Home Nasional Capt Jhony: AirAsia QZ8501 Kemungkinan Mengalami Kecelakaan Fatal

Capt Jhony: AirAsia QZ8501 Kemungkinan Mengalami Kecelakaan Fatal

447
0
SHARE

Keluarga penumpang menunggu kepastian pesawat AirAsia QZ 8510 yang hilang kontak, di Crisis Centre terminal T2 Bandara Juanda, Minggu (28/12/2014). Pesawat AirAsia Airbus dengan 162 orang di dalamnya hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura tidak lama setelah tinggal landas pada pukul 05.20 WIB. Posisi terakhir pesawat saat hilang kontak berada di antara Tanjung Pandan (Pulau Belitung) dan Pontianak (Kalimantan Barat). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Keluarga penumpang menunggu kepastian pesawat AirAsia QZ 8510 yang hilang kontak, di Crisis Centre terminal T2 Bandara Juanda, Minggu (28/12/2014). Pesawat AirAsia Airbus dengan 162 orang di dalamnya hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura tidak lama setelah tinggal landas pada pukul 05.20 WIB. Posisi terakhir pesawat saat hilang kontak berada di antara Tanjung Pandan (Pulau Belitung) dan Pontianak (Kalimantan Barat). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

Atjehcyber.com – Pengamat penerbangan Capt Sardjono Jhony Tj memperkirakan ada kemungkinan pesawat AirAsia QZ 8501 mengalami kecelakaan yang fatal sehingga sampai saat ini nasib enam kru dan 155 penumpangnya belum ketahuan.

“Soal hilang masih menunggu, tetapi dari pengalaman, tanpa bermaksud mendahului Yang Kuasa, prediksi sepertinya pesawat mengalami kecelakaan yang fatal,” kata Jhony kepada Tribunnews, Minggu (28/12/2014).

Mantan Dirut PT Merpati Nusantara Airlines ini juga mengherankan matinya alat pemancar yaitu locator beacon. Meski demikian, jelasnya, kabar ditemukannya pesawat dengan rute Surabaya-Singapura tersebut tetap harus ditunggu. “Siapa tahu mendarat darurat di daerah yang remote. Kita mesti jaga terus harapan tersebut,” jelasnya.

Jika ditilik dari kapasitas bahan bakar, pesawat Airbus A320 hanya bisa terbang dengan jangkauan sekitar 6 jam penerbangan. Pesawat berangkat pada Minggu pagi pukul 05.20 WIB dan dijadwalkan sampai di Singapura pada pukul 07.20, namun hingga malam ini, belum juga ada kabar mengenai pesawat tersebut.