stat counter Gadis Ini Kenalan Lewat SMS Nyasar, Ketemuan, Lalu Digilir 6 Pemuda Penggangguran | Aceh Online Magazine

Gadis Ini Kenalan Lewat SMS Nyasar, Ketemuan, Lalu Digilir 6 Pemuda Penggangguran

Ilustrasi-Diperkosa-Ayah-TiriAtjehcyber.com – Seorang gadis AP (13) warga Cimandiri, Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan menjadi korban pemerkosaan enam pemuda pengangguran. Akibatnya, korban berinisal AP tersebut pun hamil dua bulan.

Kasubnit II PPA Polrestro Jakarta Selatan, Ipda Nunu mengatakan, korban pertama kali mengenal salah satu pelaku melalui SMS nyasar. Dari perkenalan tak tak lazim itu, salah satu pelaku berhasil merayu AP untuk bertemu di satu tempat sepi, di proyek perumahan Residen One Ciputat Tangsel pada 23 Agustus lalu. Di sana lah, AP digagahi oleh 6 pria, yang seharinya berprofesi sebagai kuli bangunan dan tukang ojek.

“Pelaku tindak kriminal ini bukan empat, tapi enam orang. Awal ketemu lewat SMS. Kejadian berdasarkan laporan tanggal 23 Agustus 2014. Awalnya ketemu di wilayah perumahan Residen One Ciputat Tangsel,” katanya kepada Warta Kota, Kamis (4/9/2014).

Selain itu, ketika disinggung apakah hubungan AP dengan salah seorang pelaku berdasarkan suka sama suka, Nunu memastikan jika awal pertemuan mereka hanya berawal dari perkenalan yang tak sengaja.

“Dia hanya diajak ketemuan, lalu diperkosa sama lima teman lainnya. Setelah itu, si korban menjalin hubungan dan pacaran dengan salah satu pelaku, yang pertama kali SMS korban,” tambah Nunu. ”Bukan karena di bawah pengaruh minimum keras,” kata Nunu.

Namun, untuk siapakah nama pelaku yang tega mengilir AP, Nunu enggan berkomentar. Kata dia, laporan korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut, yakni memeriksa keterangan saksi dan bukti medis.

“Dia emang sudah engak sekolah. Bahkan Sebelum kasus itu juga korban sudah tidak sekolah. Kayaknya dia anak yang suka nongkrong itu,” ujar Nunu.

Untuk diketahui, seorang gadis berusia 13 tahun telah melapor kasus pemerkosaan ke Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2014). Dia diduga diperkosa oleh 6 orang kuli bangunan dan tukang ojek.

Informasi yang dihimpun, korban saat ini hamil dua bulan bahkan hasil tes urine dari visum juga menunjukkan kalau korban benar dinyatakan hamil. Kejadian tersebut terjadi di malam hari pada 24 Agustus lalu.

“Soal apa pekerjaan para pemuda ini saya belum bisa pastikan. Yang pasti, laporan ini memang benar sudah ada, ” kata Nunu.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Jaksel, Kompol Indra Fadillah Siregar, mengatakan, kejadain berawal dengan bujuk rayu para pelaku, korban didekati hingga akhirnya terjadilah pemerkosaan secara bergilir di sebuah proyek pembangunan di kawasan Ciputat, Tangsel.

Kasus ini terungkap setelah sang ibu melihat perubahan pada diri korban. Karena curiga dengan perubahan korban kemudian melakukan pendekatan terhadap korban, hingga akhirnya korban mengaku telah diperkosa oleh 6 orang. Kemudian korban melaporkan perbuatan bejat para pelaku tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jaksel.

“Kami masih memintai keterangan saksi-saksi dan memburu para pelaku,” kata Kasat Reskrim./Tribunnews