Home Nasional Gerinda Koyak Tubuh Basri Hingga Tewas

Gerinda Koyak Tubuh Basri Hingga Tewas

421
14
SHARE

ilustrasi-mayat-lagiAtjehcyber.com – Basri alias Acok Cambah tewas secara mengenaskan, Jumat (5/9) sekira pukul 21.00 Wita lalu. Warga RT 10 Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan itu diduga tersambar gerinda saat memotong keramik di halaman rumahnya. Karyawan subkontraktor PT Pamapersada Nusantara itu pun tewas seketika.

Usai magrib, pria 28 tahun itu baru saja pulang kerja. Tiba di rumah, dia bergegas mengambil gerinda dan memotong keramik. Kebetulan, dia hendak memasang keramik di rumahnya. Waktu pun berlalu hingga anak korban bernama Putri (9) menawarinya makan. Mungkin, saking sibuknya korban menunda makan malamnya.

Sekira pukul 21.00 Wita, petaka itu terjadi. Gerinda yang dia gunakan untuk memotong keramik terlepas dari genggamannya. Diduga saat menggerinda keramik itu korban melilitkan kabel di tubuh, makanya mesin dengan mata pisau tajam yang berputar itu langsung mengarah ke tubuh korban.

Dengan mata pisau yang masih berputar, gerinda itu memutari tubuh Basri. Dada korban pun tersayat mata gerinda. Akibatnya dada korban mengalami luka sobek di beberapa bagian. Bahkan, tampak pula bekas goresan mata gerinda juga melukai leher dan kepala belakang korban.

Sejurus kemudian, korban langsung tergeletak dengan posisi gerinda masih menyala. Melihat kejadian itu, anak dan istri korban histeris. Mereka pun menjerit hingga membuat warga sekitar kaget dan berbondong-bondong keluar rumah. Sementara, darah segar terus mengucur dari tubuh korban.

Kasubsektor Teluk Pandan Ipda Puji Handoko membenarkan adanya kecelakaan kerja (laka kerja) yang merenggut nyawa itu. Dia menyebut, saat polisi tiba di tempat kejadian perkara (TKP) korban sudah tak bernyawa. Akhirnya, polisi langsung membawa korban ke RSUD Taman Husada Bontang.

“Korban sudah ditangani oleh pihak rumah sakit di kamar jenazah. Usai jenazahnya diurus pihak rumah sakit, tadi (kemarin, Red.) malam korban langsung dipulangkan ke rumah duka. Beberapa saksi sudah kami periksa terkait kejadian itu,” katanya. (gun/jpnn)