stat counter Istri Paspampres Laporkan Suaminya ke KPAI | Aceh Online Magazine

Istri Paspampres Laporkan Suaminya ke KPAI

Logo KPAI

Logo KPAI

Atjehcyber.com – Tio Lisna Panjaitan begitu sesak menceritakan pengalaman rumah tangganya dengan Kolonel (inf) Yakraman Yagus.

Setelah menjalani bahtera rumah tangga selama 22 tahun dan memberikan empat anak, Tio mengaku diselingkuhi Yakraman dan menceraikannya secara sepihak.

Tio geram terhadap suaminya. Setelah menikahinya sejak pangkat letnan dua, Yakraman kemudian berubah perangai ketika berpangkat kolonel dan menjabat Aslog Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres).

“Sebagai pejabat aslog Paspampres itulah suami saya berubah menjadi gemar bohong, gemar menipu saya dan anak-anak serta gemar melakukan tindakan kekerasan dan selingkuh dengan beberapa wanita,” ujar Tio membuka cerita mengenai kehidupan rumah tangaanya di Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Hari ini, Tio mendatangai KPAI untuk meminta perlindungan untuk anaknya. Dua anaknya buah cinta kasihnya dengan Yakraman turut dibawa serta. Masing-masing berumur tujuh dan 14 tahun.

Ceritanya, Yakraman memalsukan identitas dia agar bisa menikahi dengan Drg Iriyanti Mallarangeng. Pengakuan Tio, Yakraman bersama lurah Petojo Selatan, Jakarta Selatan, bekerja sama untuk membuatkan surat cerai palsu.

Merasa dibohongi, Tio kemudian mengirimkan suratnya ke Mabes TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bahwa dia sama sekali belum pernah bercerai dengan Yakraman.

“Tetapi ketika saya dan anak-anak saya mengecek berpuluh surat saya ke Mabes TNI tidak satupun surat saya yang sampai kepada bapak panglina TNI. Ketika saya tanya seorang staf mengatakan ini bukan urusan negara,” kisah Tio dengan mata mulai memerah.

Tio sedih lantaran mengingat bahwa Yakraman berhasil mempersuntingnya lantaran orang tua Tio memberikan izin karena semua sudah sesuai dengan prosedur militer. Mereka menikah pada 3 Agustus 1987.

“Kalau bukan urusan negara lalu anak-anak saya terlahir dari rahim saya dan saya pun menikah atas izin negara lalu apa namanya? tolonglah tindak kejahatan pejabat TNI Kolonel Yakraman Yagus yang saling gotong royong mendukung bukan nama baik TNI. Tolong ilmu pendidikan militer dan umum jangan digunakan untuk merekayasa sehingga mengorbankan merugikan anak saya dan perempuan lain,” pesan Tio.

Kesedihan Tio semakin menjadi-jadi lantaran sudah tidak mendapat biaya dari suaminya sejak Mei 2011 lalu. Tio semakin merasakan beban kesusahan yang menimpa dirinya dan empat anaknya.

Pertama, suaminya membawa seluruh sertifikat rumah dan tanah dan tabungan. Kedua, membawa surat ijazah anaknya yang ketiga dan dipaksa masuk pesantren. Ketiga, tidak memiliki Kartu Keluarga, e-KTP, Sim A dan C./Tribunnews.com