stat counter Jokowi: 'Dijual Gimana, Nyoba Saja Belum' | Aceh Online Magazine

Jokowi: ‘Dijual Gimana, Nyoba Saja Belum’

*Soal Pesawat Presiden

Warga berfoto di depan pesawat Kepresidenan RI jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) saat pesawat tersebut mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar, Rabu (16/4/2014). Pesawat kepresidenan pertama milik Republik Indonesia tersebut melakukan percobaan penerbangan dari tanggal 16 hingga 17 April dengan rute Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara SIM Aceh Besar, Bandara Lanud AU Manado Sulawesi Utara, dan Bandara Lanud AU Merauke. SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR

Warga berfoto di depan pesawat Kepresidenan RI jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) saat pesawat tersebut mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar, Rabu (16/4/2014). Pesawat kepresidenan pertama milik Republik Indonesia tersebut melakukan percobaan penerbangan dari tanggal 16 hingga 17 April dengan rute Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara SIM Aceh Besar, Bandara Lanud AU Manado Sulawesi Utara, dan Bandara Lanud AU Merauke. SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR

Presiden terpilih Joko Widodo mengaku belum berpikir akan menjual pesawat kepresidenan yang dibeli Pemerintah RI. Ia bahkan menilai pertanyaan wartawan terkaitpesawat kepresidenan itu hal yang menggelikan. ”Dijual gimana? Nyoba saja belum, kok nanyain itu ha-ha-ha,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Jokowi kemungkinan akan menggunakan pesawat tersebut. ”Ngomong dijual tapi dicoba saja belum gimana toh. Kalau kamu sudah saya ajak, baru. Pertanyaan itu ada-ada saja,” ujarnya.

Saat ditanya wartawan bahwa ide menjual pesawat kepresidenanadalah ide dari politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Jokowi menyatakan enggan mengomentarinya.

Seperti diketahui, Maruarar mengusulkan agar presiden terpilih Joko Widodo menjual pesawat kepresidenan sebagai langkah penghematan anggaran negara. Hal itu adalah salah satu pilihan agar pemerintah Jokowi tidak menaikan harga BBM.

“Efisiensi rakyat juga harus lihat seperti pengurangan anggaran perjalanan dinas. Ke depan saya usulkan pesawat presiden dijual saja, ini untuk efisien. Pemimpin tidak sederhana bagaimana orang bisa sederhana,” ujar Maruarar Sirait di Jakarta, Senin (1/9/2014). (Ahmad Sabran/Tribunnews)