Home Nasional Korban Geng Motor Meninggal Tak Lama Usai Unduh Foto Selfie Bareng Pacar

Korban Geng Motor Meninggal Tak Lama Usai Unduh Foto Selfie Bareng Pacar

1397
11
SHARE

Wahyudi Kuasa saat selfie dengan pacar, Sabtu (6/9/2014). Odie, meninggal dunia hanya beberapa jam setelah mengupload foto selfie ini.
Wahyudi Kuasa saat selfie dengan pacar, Sabtu (6/9/2014). Odie, meninggal dunia hanya beberapa jam setelah mengupload foto selfie ini.

Atjehcyber.comTeror geng motor di Makassar kian beringas. Mereka mulai menyasar mahasiswa. Hanya dalam tempo 24 jam, mereka beraksi di dua tempat di Jl Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea.

Hari Minggu (7/9/2014) dini hari, mereka membunuh seorang mahasiswa, dan Senin (8/9/2014) dini hari, merusak asrama mahasiswa Luwu Utara, Tamalanrea.

Minggu (7/9/2014) dini hari, kawanan geng motor membunuh Wahyudi Kuasa (21), mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Wahyudi alias Odie, tewas setelah tim medis di instalasi gawat darurat RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, tak bisa menahan kucuran darah segar dari kepala, leher, dan selangkangan Odie.

Tiga anak panah dari panah baja itu dilesakkan kelompok geng motor di SPBU 74-902.8, samping selatan gerbang Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Jl Perintis Kemerdekaan, Km 11, Makassar.

Sebelum meninggal, Wahyudi Kuasa alias Odie sempat membuat postingan pada dua akun jejaring sosialnya, Twitter dan Facebook. Pukul 03.31, Minggu (7/9/2014), dia berkicau melalui akun Call Me Odie @Wahyudikuasa.

“Ngotor ngotorin TL gue aja luh Bdua..!!!”@becta_picta: @TheComment_NET pasti para bidadari mimin,bagi bagi 1 lah min bidadarinya :)” Demikian kicauan terakhirnya.

Satu jam 31 menit sebelumnya, dia mengganti cover foto pada akunnya di Facebook, Wahyudi Kuasa (Call Me Odie). Odie memasang foto bertiganya. Dia tampak mengenakan topi merah dan masker. Mata kirinya tertutup, sedangkan mata kanan sedikit terbuka. Di kaos hitamnya bagian leher terjepit pulpen hitam.

Akun Odie di Facebook di-follow 275 akun, sementara di Twitter lebih banyak, 7.003 follower sejak Juli 2012. Dia aktif mem-posting dan aktivitasnya melalui Facebook dan ngetweet.

Sejak Minggu pagi, Odie meninggal dan pergi bersama password dengan 7 ribu pengikut. Untuk mahasiswa seukurannya, 7 ribu pengikut terbilang besar.

Di Facebook, selama September, hanya tanggal 1 dan 4 tak membuat posting-an. Tanggal 5 September, dia membuat 11 posting-an, lima di antaranya foto.

Di Twitter, pada bulan ini, hanya tanggal 4 tak ngetweet. Ada 15 tweet-nya, terbanyak tanggal 5, empat tweet. Di dunia maya, Odie termasuk netter aktif. Dari penulusuran akun di facebook dan twitternya, tiap hari dia, bisa mengudate status hingga 10 postingan.

Di facebook, bahkan terlihat, sekitar 8 jam sebelum meninggal, dia masih sempat mengunduh foto selfie bersama pacarnya, Nurmawarti.

Baju t-shirt distro yang dia kenakan saat mendapat perawatan di UGD RS Wahidin, sama yang dia kenakan saat selfie dengan pacarnya.

Dari foto yang diperoleh Tribun Timur (Tribunnews.com Network), Odie meninggal dengan mata anak panah yang menancap bagian kepala (belakang telinga) sedalam 10 centimeter mengenai otak korban. Kemudian leher belakang dan kemaluan korban tertancap dengan kedalaman 3 centimeter./Tribun Timur