stat counter Sheane Duduk Terpisah dari Suami dan 2 Anak | Aceh Online Magazine

Sheane Duduk Terpisah dari Suami dan 2 Anak

Pesawat militer TNI AU ketika akan menerbangkan tiga jenazah ke Bandara Juanda Sidoarjo di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Senin (5/1/2015) Cuaca buruk pun tak hanya mengganggu pencarian Pesawat AirAsia QZ8501, kendala tersebut juga mengahantui Evakuasi korban. (Tribun Pontianak/Destriadi Yunas Jumasani)

Pesawat militer TNI AU ketika akan menerbangkan tiga jenazah ke Bandara Juanda Sidoarjo di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Senin (5/1/2015) Cuaca buruk pun tak hanya mengganggu pencarian Pesawat AirAsia QZ8501, kendala tersebut juga mengahantui Evakuasi korban. (Tribun Pontianak/Destriadi Yunas Jumasani)

Atjehcyber.comTim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, Senin (5/1/2014) siang, berhasil mengidentifikasi Sheane Josal (45), satu dari empat korban  kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501, yang berasal dari Makassar.

Tiga anggota keluarga Sheane, masing-masing Hendra Theodoros (47, suami), dan dua anaknya Reynaldi Theodoros (18)  dan Winoya Theodoros (16), hingga hari kedelapan proses evakuasi belum teridentifikasi.

“Atas permintaan keluarga, besan saya di Surabaya, putri saya akan dimakamkan di Surabaya saja,” kata Bernard Josal, ayak kandung Sheane, melalui sambungan telepon kepada Tribun, kemarin.

Sejak 30 Desember lalu, Bernard sudah berada di Surabaya, bergabung bersama kerabat anak menantunya.

Sheane adalah salah seorang guru bahasa untuk anak-anak di Gereja Katederal Makassar. Bersama dua anaknya mereka tinggal di Jl Gunung Bulusaraung No 26A, Makassar.

Sedangkan Hendra, bekerja di Surabaya, bersama keluarga besarnya di sana.
Secara khusus, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, kemari siang, menelepon Wali Kota Makassar Danny Pomanto, untuk mengabarkan identifikasi proses pemakakan tiga warga Makassar di Surabaya.

“Ibu wali kota Risma bilang akan kebumikan di Surabaya,” ungkap Danny saat mengunjungi bencana banjir Paccerakang, Senin (5/1) siang.

Danny sebelumnya berjanji membantu proses pemulangan jenazah empat warganya dari Surabaya ke Makassar, jika kelak ditemukan. Dengan keputusan pemakaman bersama di Surabaya, janji Danny gugur sudah.

“Kita hanya akan kirim surat keterangan warga, KK, dan surat kematian ke Pemkot Surabaya,” kata Danny.

Sheane adalah jazad ke 10 dari 13 korban yang teridentifikasi. Tim gabungan Basarnas, sejak 31 Januari lalu, sudah menemukan 37 jenazah selama enam hari proses pencarian.

Keluarga Theodoros termasuk dari 155 penumpang dan  kru kabin dan 2 pilot/ko pilot, (total orang on board adalah 162).

Dari penelusuran Tribun di manifest penumpang pesawat dengan nomor identitas AirAsia type A320-PK-AXC ini8, terungkap Sheane duduk terpisah dengan suami dua anak dan anaknya.’

Sheane duduk di seat 27 A, atau tepat di depamn suaminya, Hendra (28 A).  Sedangkan dua anaknya Reynaldi Theodoros (17) dan Winoya Theodoros (16) duduk di seat 28 B dan C.

Mereka sudah membeli tiket AirAsia QZ08501 sejak 19 September 2014, atau 101 hari sebelum keberangkatan.
Di AirAsia, membeli tiket jauh hari sebelumnya akan selain murah, juga bisa memesan seat dan  check kin secara online.

Dari data olahan Tribun, sebagian besar korban (10) yang teridentifikasi duduk di Zona III (seat 22-31)  dan Zona II (seat 11-22). Sedangkan dua lainnya di Zona I atau berada di moncong pesawat, atau berdekatan dengan pilot.

Dua kru kabin, Khairunisa (pramugari) dan Yoyo (pramugara), juga berada di zona III atau di ekor pesawat.
Sebagian besar korban teridentifikasi juga duduk di sisi kiri atau seat pitch bagian A, B, dan C.

You must be logged in to post a comment Login