Home Nasional Tidak Mau Dicerai, Istri Panjat Tower Setinggi 50 Meter

Tidak Mau Dicerai, Istri Panjat Tower Setinggi 50 Meter

503
11
SHARE

Ilustrasi
Ilustrasi

Atjehcyber.com – Warga Bagor dibuat heboh oleh ulah nekat Ningsri Sundadap (49), yang memanjat menara tower seluler setinggi 50 meter di Desa Karangtengah, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Bahkan Ningsri juga mengancam, akan terjun bebas dari atas tower.

Ningsri mengaku tidak terima, dengan tindakan suaminya Suyono (52) yang bakal menceraikannya. Suyono juga dituding telah menikah siri dengan seorang perempuan guru bahasa Inggris.

Bahkan Kapolres Nganjuk, AKBP Anggoro Sukartono ikut terjun langsung membujuk Ningsri agar turun dari tower. Petugas juga menghadirkan Suyono, untuk meminta istrinya turun dari menara tower.

Warga sekitar tower tidak mengetahui kapan Ningsri mulai  memanjat tower.  “Tidak ada yang tahu, kapan perempuan itu naik, tahu – tahu warga ribut setelah mengetajui ada wanita memanjat di atas tower,” ujar Roni, warga setempat.

Suyono sendiri, saat istrinya memanjat tower sedang berada di Kantor Pengadilan Agama Nganjuk untuk mengurus gugatan perceraiannya. Petugas kemudian membujuk Suyono mengurungkan niatnya menceraikan istrinya.

Setelah dibujuk petugas, Suyono bersedia mengurungkan niatnya untuk menceraikan istrinya. Malahan Suyono membuat surat pernyataan, tidak akan menceraikan istrinya. Surat itulah, yang kemudian dibacakan Suyono di bawah tower dengan pengeras suara.

Mendengar pernyataan suaminya, Ningsri baru bersedia turun yang disambut tepuk tangan warga. Selanjutnya pasutri didamaikan di rumah kepala desa untuk didamaikan dengan mediator Kapolres AKBP Anggoro Sukartono.

Saat dikonfirmasi, AKBP Anggoro Sukartono membenarkan aksi nekat Ningsri rumah tangganya kurang harmonis. “Kami minta dibuatkan surat pernyataan untuk tidak melakukan perselingkuhan dan percobaan bunuh diri. Mereka kemudian pulang berdua berboncengan sepeda motor,” ujarnya.

Sedangkan tuduhan suaminya berselingkuh, sejauh ini tidak beralasan. Sehingga masalahnya diselesaikan dengan cara mediasi kades dan kapolsek.(surya)