stat counter Usai Bercinta, Yudi Habisi Nyawa Pacarnya | Aceh Online Magazine

Usai Bercinta, Yudi Habisi Nyawa Pacarnya

1422197-jenazah-mayat-780x390Atjehcyber.comYudi Efendi (30), pelaku pembunuhan terhadap pacarnya sendiri di Hotel V3 Surabaya pada April 2014 lalu, ternyata lebih dulu bersenang-senang di dalam kamar hotel yang berlokasi di Jalan Tambak Bayan ini.

Yudi yang di Surabaya tinggal di Wonokusumo ini, ternyata sempat bercinta dengan Dewi Fajriyah (22) yang tidak lain pacarnya sendiri. Setelah itu, barulah korban dihabisi nyawanya.

Yudi Efendi yang punya panggilan Yudha, memang sudah membuat janji bertemu lebih dulu dengan Dewi di Hotel V3. Yudi berangkat dari rumah pukul 18.00 WIB. Sesampai di hotel, Dewi yang berasal dari Pamekasan ini sudah berada di dalam kamar.

Menurut pengakuan Yudi, dia bertemu di hotel untuk mengungkapkan cintanya kepada Dewi. Mereka berdua sudah berkenalan lama, tapi belum secara resmi menyatakan cinta. Keduanya bertemu di sebuah diskotek Jalan Tunjungan, Surabaya.

“Saya sama-sama senang ke diskotek. Selama ini ketemuanya di diskotek atau di luar. Kalau bertemu di hotel, ya saat di Hotel V3,” kata Yudi di Polrestabes Surabaya, Minggu (7/9/2014).

Setelah di dalam kamar dan sudah menyatakan cintanya, Yudi dan Dewi menikmati malam mereka. Usai tidur bersama, keduanya sepakat untuk pergi ke diskotek langganannya. Karena sudah sepakat ke diskotek, Dewi pun meminum ekstasi. Sedangkan Yudi menenggak minuman keras.

Tidak lama kemudian, pengaruh ekstasi merasuki Dewi. Hal itu membuat perempuan berambut lurus dan wajah cantik ini berteriak-teriak histeris di dalam kamar. Situasi ini membuat pelaku panik.

“Saya takut ketahuan petugas hotel, karena pacar (Dewi) terus berteriak-teriak. Saya membekap mulutnya dengan tangan, tapi tetap teriak-teriak,” aku Yudi.

Karena panik dan jengkel dengan Dewi, Yudi akhirnya menelepon temannya, Salim supaya datang ke hotel. “Saya minta teman datang untuk membawa es degan, ya untuk obat sakau pacar,” ucap Yudi.

Bukannya sakau Dewi berhenti, sebaliknya terus histeris. Salim pun gagal menenangkan korban. Akibat jengkel, korban dibekap mulut dan mukanya menggunakan bantal milik hotel tersebut. Akibatnya korban tidak bisa bernafas dan meninggal./Kompas.com