stat counter Tahun Depan, Disdik Targetkan Guru di Aceh Bebas Gaptek | Aceh Online Magazine

Tahun Depan, Disdik Targetkan Guru di Aceh Bebas Gaptek

disAtjehcyber.comDinas Pendidikan Aceh, kembali menggelar pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di empat Kabupaten dan Kota sejak 8 hingga 13 September mendatang. Tujuannya, agar mulai tahun 2015 mendatang guru-guru di Aceh dapat terbebas dari gagap teknologi (Gaptek).

Demikian antara lain diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Anas M. Adam, MPd, melalui Kepala Balai Tekkomdik Aceh, Drs, Zulkarnaini, saat membuka pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), Senin, 8/9, di gedung SMP Negeri 1 Calang, Kabupaten Aceh Jaya.

Empat Kabupaten dan Kota yang digelar pelatihan tersebut meliputi, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam dan Kabupaten Singkil. Peserta pelatihan tersebut diikuti guru tingkat SMP dan SMA masing-masing 24 orang.

“Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Salah satu tujuan dilakukan pelatihan ini untuk mempercepat proses pemamfaatan TIK dalam pembelajaran bagi tenaga pendidik,” ujar Zulkarnaini.

Ia tidak menapik, soal masih adanya kalangan guru di Kabupaten dan Kota yang masih mengalami gagap teknologi. Karena itu, menurutnya, pelatihan tersebut sangat penting dilakukan.

“Selain itu, pelatihan ini juga sebagai wujud memotivasi guru-guru untuk mempelajari TIK. Karena, di era globalisasi ini IT bukanlah hal yang aneh dan sangat mudah dipelajari,” ujarnya.

Ia mengharapkan, melalui pelatihan tersebut pihaknya mengharapkan agar para peserta mampu mengajak guru-guru lainnya untuk memamfaatkan TIK, bahkan menjadi kader di daerahnya masing-masing.

“Guru-guru di daerah tidak hanya kita bekali saja. Bahkan lebih dari itu, mereka harus mampu menjadi kader TIK yang dapat memberikan pengajaran kepada guru lainnya,” harapnya.
Menurut dia, dalam pelatihan yang berlangsung selama sepekan itu, pihaknya turut menghadirkan para instruktur dari provinsi maupun Kabupaten dan Kota.

“Nah, instruktur dari provinsi terdiri dari tenaga teknis pada Balai Tekkomdik Aceh di tambah guru-guru dari Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Sedangkan instruktur dari kabupaten dan kota, ini merupkan peserta yang sebelumnya kita bekali di tingkat provinsi,” tuturnya./ajnn