Home Sports Hasil Pramusim Bikin Bos Yamaha Tersenyum Lebar

Hasil Pramusim Bikin Bos Yamaha Tersenyum Lebar

307
0
SHARE

yamaha

Atjehcyber.com | Sepang – Bos tim Yamaha, Lin Jarvis, amat puas dengan hasil yang didapat timnya di tes pramusim sejauh ini. Dia pun menatap musim 2015 dengan optimisme tinggi.

Pada tes hari pertama di Sirkuit Sepang, Rabu (4/2/2015), Valentino Rossi yang ada di urutan kedua cuma terpaut 0,118 detik dari Marc Marquez yang mencatatkan waktu dua menit 0,262 detik. Jorge Lorenzo kemudian membuntuti di belakangnya dengan selisih 0,259 dari Marquez.

Hasil lebih baik didapat Lorenzo di hari kedua, Kamis (5/2/2015). Rider asal Spanyol itu mencatatkan waktu satu menit 59,963 detik. Sementara Rossi ada di posisi keenam dengan catatan waktu dua menit 0,676 detik.

“Pada dasarnya kami senang karena start musim ini jauh lebih baik daripada tahun lalu. Dua pebalap kami dalam kondisi bagus dan motor kami kompetitif. Kemarin Valentino hanya sedikit di belakang Marquez, dan hari ini Lorenzo yang tercepat,” ujar Jarvis yang Sebagaimana Atjehcyber.com kutip di detikSport  di sela-sela Yamaha Motorsport Media Conference di Sama-Sama Hotel, Sepang, Kamis (5/2/2014) malam waktu setempat.

“Anda memang tidak mendapat poin apapun dari tes, tapi jelas kami ada di grup papan atas. Kurang lebih kami ada di level yang sama dengan Honda, jadi kami siap untuk bertarung.”

Di tes pertama yang digelar di Sepang pada 4-7 Februari, fokus Yamaha ada pada ban. Yamaha berharap motornya bisa kompetitif di semua jenis ban.

“Kami punya banyak hal kecil dan banyak detail untuk diuji. Target utamanya adalah kompetitif di semua jenis ban, jadi kami bisa bersaing untuk menjadi juara. Jadi, ini adalah targetnya,” lanjut Jarvis

Di tes kedua yang akan kembali digelar di Sepang pada 23-26 Februari mendatang, Jarvis mengindikasikan kemungkinan akan adanya item baru pada motornya. Namun secara keseluruhan, YZR-M1 tunggangan Rossi dan Lorenzo saat ini sudah mendekati sempurna dan siap balap.

“Kami akan kembali lagi ke Sepang dalam tiga pekan (untuk tes kedua) dan ke Qatar unntuk tes terakhir. Saya pikir para rider sudah gatal ingin balapan sekarang,” selorohnya.

“Tahun lalu kami tidak tersenyum, tahun ini kami tersenyum,” kata Jarvis sambil tertawa lebar.

“Kami optimistis, kami siap bertarung. Memang tidak ada yang tahu hasilnya. Olahraga sulit untuk diprediksi, khususnya balapan. Anda bisa saja mengalami kegagalan mekanik, kecelakaan, Anda butuh keberuntungan dan segalanya harus sempurna, jadi itu adalah tantangannya,” lugasnya.

Sumber : Detik Sport